Bagi para fotografer profesional, memiliki drone kini sudah menjadi sebuah kebutuhan. Pasalnya, pesawat tanpa awak tersebut dapat dengan mudah memotret objek-objek yang selama ini cukup sulit dijangkau, seperti di kawasan dataran tinggi, tebing, lautan, atap gedung, atau bahkan saat konser musik yang penuh dengan penonton.

Seiring perkembangan dunia fotografi, drone pun semakin banyak diminati. Jika Anda termasuk penggemar drone atau berencana membeli yang baru, berikut 10 rekomendasi drone terbaik yang bisa Anda pilih.

  1. DJI Phantom 4

DJI Phantom 4
DJI Phantom 4

Sejak seri pertama Phantom diluncurkan, perusahaan drone terbesar, DJI, terus berinovasi dengan memproduksi drone-drone terbaiknya. Salah satu drone pintar terpopuler yang dimilikinya saat ini adalah DJI Phantom 4.

Pesawat nirawak ini memiliki beberapa fitur baru dengan teknologi mutakhir. Anda bahkan dapat mengoperasikannya melalui aplikasi DJI Pilot di ponsel pintar Android atau iOS. Sementara untuk menjelajahi objek sasaran, Anda hanya perlu menyentuh titik tertentu pada ponsel pintar Anda. Setelah itu, teknologi active track pada drone ini akan segera mengunci posisi objek dan mencarinya.

Drone berbobot 1380 gram dengan gimbal yang tertanam di tubuh ini juga dibekali dengan obstacle avoidance. Ketika ada objek lain yang menghalangi, drone ini akan berputar untuk mengindari kontak langsung atau benturan.

Drone ini juga memiliki daya tahan baterai yang cukup lama, yakni 28 menit, dengan kecepatan terbang mencapai 72 km per jam. Anda bahkan juga dapat mengontrolnya hingga jarak 5 km.

Soal kamera, Anda tidak perlu khawatir. DJI Phantom 4 memiliki kamera beresolusi 12.4 mp serta sensor berukuran 1/2.3 inci dan lensa f/2.8. Untuk aktivitas merekam, kamera 4K pada drone ini, tentu akan mampu membuat gambar yang dihasilkan tampak lebih jernih dengan kualitas maksimal.

  1. DJI Inspire 2

DJI Inspire 2
DJI Inspire 2

 

Diluncurkan setelah DJI Phantom 4, DJI Inspire 2 kini mulai mengungguli kepopuleran pendahulunya. Pasalnya, drone ini memiliki beragam spesifikasi yang mampu bersaing dengan drone-drone lainnya.

Drone dengan bobot 3440 gram ini dapat dioperasikan melalui aplikasi DJI GO 4 di Android dan iOS. Saat dioperasikan, drone ini mampu melesat dengan kecepatan mencapai 107 km per jam. Sementara itu, jika ada rintang di depan, DJI Inspire 2 juga mampu mendeteksinya dari jarak 30 m.

Dengan 2 buah baterai, drone ini mampu terbang selama 25 menit. Anda dapat mengoperasikannya dari jarak terjauh 7 km.

Resolusi kamera pada drone ini sangat baik, yakni 30 mp. Jika ingin membuat video dengan hasil memukau, drone inilah jawabannya. Dengan kamera 5,2 K pada gimbal yang dapat diputar hingga 360 derajat, hasil video Anda tentu bisa menjadi sebuah karya yang begitu luar biasa.

  1. Parrot Bepop 2

Parrot Bepop 2
Parrot Bepop 2

Jika Anda menginginkan drone yang cukup ringan serta nyaman dipegang, Parrot Bepop 2 tentu bisa menjadi pilihan. Drone yang dioperasikan dengan koneksi WiFi ini mempunyai bobot yang cukup ringan, yakni 500 gram. Drone ini juga dapat terbang dalam durasi 25 menit dengan kecepatan mencapai 65 km per jam.

Drone ini memiliki sebuah kamera yang cukup besar, yang terletak di bagian bodi depan. Untuk melindungi kamera pada bodi, keempat lengannya (propeller) dilengkapi dengan kaki sehingga saat mendarat, kamera tidak akan menyentuh tanah.

Kamera beresolusi 14 mp pada Parrot Bepop 2 dapat digerakkan secara vertikal dan horisontal hingga  180 derajat. Kamera tersebut dapat menghasilkan foto dengan resolusi 4096 x 3072 piksel. Sementara itu, kamera perekamnya memiliki resolusi 1920 x 1080 piksel dan mampu menghasilkan video Full HD yang jernih.

  1. DJI Mavic Pro

DJI Mavic Pro
DJI Mavic Pro

Membawa sebuah drone terkadang bisa cukup merepotkan. Selain ukurannya yang cenderung besar dan bobotnya yang berat, drone juga memiliki lengan yang cukup panjang.

Namun, hal itu tentu berbeda jika Anda memiliki DJI Mavic Pro. Drone yang memiliki bobot 743 gram cukup mudah untuk dibawa ke mana-mana. Pasalnya, bagian lengan, remot, dan dudukan ponsel (phone holder) drone ini dapat dilipat. Jadi, saat membawanya, Anda tidak perlu lagi menggunakan tas berukuran besar.

DJI Mavic Pro memiliki kecepatan 65 km per jam dan dapat terbang selama 27 menit dengan jarak kontrol terjauh mencapai 7 km. Dengan kamera sebesar 12 mp, drone ini juga mampu menghasilkan video 4K/30 fps.

  1. DJI Spark

DJI Spark
DJI Spark

Drone yang memiliki ukuran sebesar kaleng minuman ini hanya memiliki bobot 300 gram. Selain ringan, drone ini juga dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau. Meskipun demikian, spesifikasi yang dimilikinya pun tidak kalah dengan seri drone DJI lainnya.

Drone mungil yang dapat dioperasikan melalui ponsel pintar ini kerap digunakan untuk melakukan swafoto. Fitur-fiturnya yang cukup sederhana juga cocok digunakan oleh siapa saja, termasuk pengguna drone yang masih pemula.

Di dalam tubuh DJI Spark, tersimpan sebuah baterai Lipo berkapasitas 1480 mAh yang mampu bertahan untuk terbang selama 16 menit. Kecepatannya pun lumayan, yakni mencapai 50 km per jam. Sementara untuk kamera, drone ini memiliki resolusi 12 mp dengan bukaan sensor 1/2.3 inci, serta resolusi rekaman Full HD 1920 x 1080 piksel. Dengan gimbal 2 axis, posisi kamera bisa lebih stabil sehingga proses pengambilan gambar pun tidak goyang.

  1. Xiro Xplorer V

Xiro Xplorer V
Xiro Xplorer V

Drone berdesain elegan ini memiliki bobot 1202,02 gram. Kameranya berada di sisi bawah bodi dengan resolusi sebesar 14 mp, serta resolusi rekaman sebesar 1080 piksel/30 fps. Kamera tersebut dapat menghasilkan gambar lengkung sehingga cakupan wilayah yang terbingkai pun lebih luas.

Xiro Xplorer V memiliki remote control yang cukup mudah dikendalikan. Remot tersebut dapat digunakan untuk mengendalikan drone beserta kameranya sekaligus. Meskipun demikian, drone ini juga kompatibel dengan pengoperasian menggunakan ponsel pintar, khususnya melalui Android 4 atau iOS 8 ke atas.

Secara umum, fitur-fitur pada drone ini cukup sederhana. Dengan satu tombol one button take off/landing, Anda bisa meluncurkan sekaligus mendaratkannya kembali. Ketika baterai sudah hampir habis, Anda bisa memanfaatkan fitur return to home. Setelah itu, GPS auto pilot akan membawa drone kembali ke tempat awal mula meluncurnya.

  1. ZeroTech Dobby

ZeroTech Dobby
ZeroTech Dobby

Memiliki drone berukuran mini tentu bisa lebih praktis. Saat membawa ZeroTech Dobby, Anda bahkan bisa membawanya tanpa tas. Pasalnya, drone mungil ini bisa muat ke dalam kantong saku Anda.

ZerroTech Dobby yang memiliki bobot hanya 199 gram memiliki desain yang ringkas dan praktis. Pasalnya, seluruh lengan dan baling-baling drone ini dapat dengan mudah dilipat ke bawah bodinya sehingga besarnya hanya tinggal satu genggaman tangan.

Dengan baterai berkapasitas 970 mAh, drone ini mampu terbang selama 10 menit. Dilengkapi dengan GPS, drone ini dapat Anda terbangkan hingga radius 100 m.

Meskipun berukuran mini, drone ini mempunyai kamera dengan resolusi yang cukup besar, yakni 13 mp. Bahkan, Anda juga bisa membuat rekaman dengan resolusi sebesar 4K/30 fps. Terletak di bodi depan, kamera tersebut dapat merunduk hingga mencapai angle 180 derajat. Jadi meskipun kecil, drone ini tetap bisa menghasilkan gambar dengan kualitas terbaik.

 

Nah, drone manakah yang kira-kira akan Anda pilih?

Author

Write A Comment