Keberadaan Apple Inc. sebagai salah satu perusahaan teknologi gawai terbaik di dunia telah mendapat tantangan baru. Adalah Samsung, produsen serupa asal Korea Selatan yang berusaha meruntuhkan dominasi iPhone pada pasar ponsel papan atas. Apple Inc. memang merajai pasar ponsel pintar dunia sejak 2007 lewat iPhone-nya. Namun kehadiran Samsung Galaxy S tiga tahun kemudian, mampu menggoyah tahta kebesaran iPhone.

Tahun 2010 menjadi awal mula persaingan kedua perusahaan besar ini. Bukan hanya untuk ponsel pintar,  keduanya juga berlomba-lomba memproduksi jenis gawai berteknologi terbaru lainnya, salah satunya jam tangan pintar.

Kali ini Samsung mendahului perusahaan asal Amerika Serikat dengan merilis Samsung Gear S pada November 2014. Kemudian Apple membalasnya lewat Apple Watch, meluncur bulan April tahun berikutnya. Keduanya bersaing ketat untuk merebut pasar jam tangan pintar di dunia. Meski pada dasarnya mengusung konsep yang sama, kedua produk ini memiliki keunggulan masing-masing. Untuk mengetahui perbedaannya, berikut akan dipaparkan perbandingannya

Desain

Desain
Desain

 

Apple Watch terlihat lebih sederhana dengan tampilan nyaris sama dengan jam tangan biasa. Aluminium, besi antikarat, dan emas 18 karat digunakan sebagai bahan pembuatan jam berdimensi 38 x 42 milimeter ini.

Ada 3 varian, yaitu Apple Watch Sport, Apple Watch, dan Apple Watch Hermes. Ketiganya memiliki desain strap sesuai dengan temanya masing-masing. Jika dua varian pertama menampilkan kesan simpel dan sporty, Apple Watch Hermes mengusung konsep elegan dengan strap berbahan kulit dan bahan lain yang senada. Meski Apple telah menyediakan varian tali khusus untuk pria dan wanita, pengguna bisa mengaplikasikan beragam jenis tali sesuai seleranya masing-masing.

Sementara itu Samsung Gear S memiliki dimensi lebih lebar, yaitu 58,1 x 39,9 milimeter dengan ketebalan 12,5 mm. Tampilannya lebih luas dengan bentuk melengkung, menyesuaikan lekuk pergelangan tangan. Samsung merilis 2 tipe jam tangan pintar berdesain mewah, yakni jam tangan pintar dengan tatahan Kristal Swarowski dan edisi Black Gold buah karya desainer produsen mode terkemuka, Diesel.

Sayangnya jam tangan pintar produksi perusahaan Korsel ini hanya terbuat dari bahan plastik. Meskipun diklaim punya ketahanan yang baik, masih kalah jika dibandingkan dengan milik Apple. Ukuran jam dan talinya pun besar, sehingga akan mengurangi kenyamanan saat dipakai

Perangkat Lunak

Perangkat Lunak
Perangkat Lunak

 

Pada Gear S, Samsung pertama kali menggunakan perangkat lunak besutannya sendiri, hasil kerja sama dengan Intel dan Linux. Tizen merupakan sistem operasi ringan berbasis Linux (Kernel) yang memungkinkan pengolah data bertenaga kecil untuk dapat bekerja maksimal. Jadi pemakai Gear S bisa menggunakannya untuk membuka aplikasi tanpa khawatir lemot.

Lain halnya dengan Apple, mereka mengembangkan sistem khusus untuk pengoperasian jam tangan pintarnya. WatchOs kompatibel dengan smartphone Apple mulai seri ke-5.  Pengguna bisa mengintegrasikan notifikasi dari ponsel untuk diterima juga oleh jam tangan, lebih praktis.

Fitur dan Aplikasi

Fitur dan Aplikasi
Fitur dan Aplikasi

Kedua produsen masih menjajaki kerja sama dengan platform, seperti Facebook, untuk andil dalam pengembangan jam tangan pintarnya. Apple sendiri masih mengunggulkan kehadiran fitur Siri. Lalu sebuah ‘taptic engine’, yaitu pemberi peringatan khusus pada pergelangan pengguna, sebagai notifikasi atau perangkat navigasi saat menggunakan peta.

Smartwatch Apple punya keistimewaan, yakni dapat digunakan selama penerbangan dan menjadi pengendali pintu elektronik. Perangkat ini juga bisa diintegrasikan dengan iPhone. Semua dokumen musik pada iPhone bisa dikontrol melalui jam tangan pintar ini.

Pada Gear S, Samsung beralih dari Google Voice Search ke S Voice untuk perintah suara. Pada layar juga terdapat kibor yang bisa digunakan untuk mengakses surel. Belum lagi fitur-fitur ekstra, seperti penghitung detak jantung, accelerometer (sensor kecepatan), kompas, gyroscope (sensor gerak tumpuan), barometer, dan sensor lampu ambien.  Samsung Gear S juga mendukung penerimaan pesan teks dan gambar, pemutar musik, WiFi, dan perangkat pencarian posisi (GPS)

Spesifikasi

Spesifikasi
Spesifikasi

Samsung S Gear memiliki kekuatan RAM 512 MB, dengan pengolah data dua inti berkecepatan masing-masing 1.0 GHz dan dapur penyimpanan sebesar 4 Gigabyte. Sudah lebih dari cukup untuk menjalankan aplikasi tanpa kendala. Layarnya memakai teknologi Super AMOLED berukuran 2 inci. Resolusi 360 x 480 dengan tingkat kejernihan mencapai 300 ppi, dan sudah berlapis antigores Gorilla Glass 3.

Untuk ketahanannya, dua jenis baterai dalam satu kompartemen telah disematkan dalam jam tangan pintar ini. Yakni sebuah baterai eksternal dengan daya 300 mAh untuk penggunaan selama 2 hari penuh, dan satu baterai internal yang mampu memberi daya hingga 50 persen. Sayangnya tanpa dilengkapi dengan fitur pengisian nirkabel.

Berbeda dengan Apple Watch yang memungkinkan pengisian daya dilakukan tanpa memakai kabel (wireless charging). Tapi Apple tidak member penjelasan tentang besaran daya tampung baterai ini. Begitu juga pada dapur pacunya, Apple menggunakan pengolah data khusus bernama S1 tanpa ada keterangan seberapa cepat kinerjanya. Hanya memori penyimpanan yang berhasil diketahui kapasitasnya, yakni sebesar 8 GB. Itupun hanya bisa digunakan untuk menyimpan data lagu hingga 2 GB dan foto sebesar 75 MB.

Konektivitas

Konektivitas
Konektivitas

Sementara untuk urusan konektivitas bisa jadi Gear S lebih unggul dari pesaingnya. Betapa tidak, perangkat ini didukung dengan koneksi GSM dan HSPA berteknologi 3G. Jika pengguna ingin menghubungkan jam tangan dengan ponsel mereka, terdapat koneksi Bluetooth seri 4.1 yang bisa dimanfaatkan. Ditambah lagi dengan perangkat penerima frekuensi WiFi 802.11 serta microUSB 2.0.

Pada Apple Watch semua kelengkapan tersebut tidak tersedia. Perangkat ini hanya mengandalkan sambungan Bluetooth untuk menghubungkannya dengan ponsel. Itupun dengan konsekuensi gangguan pada sistem GPS dan penerima sinyal WiFi di ponsel. Tapi Apple sengaja menghadirkan akses menuju layanan baru mereka, Apple Pay, untuk melakukan pembayaran di mana saja tanpa uang tunai. Apakah benar-benar perlu? Hanya  pengguna yang bisa menjawabnya.

Harga

Harga
Harga

Seperti biasa, perangkat milik Apple berada di kisaran harga yang jauh lebih mahal daripada Samsung. Untuk varian standar (tipe sporty), kedua produsen memasang harga yang sama, yakni sebesar US$349 atau sekitar Rp4.650.000,00.

Samsung hanya memproduksi dua varian Gear S yang berbeda warna, yakni Charcoal Black dan Frost White. Karena sama-sama terbuat dari plastik, kedua varian ini dibanderol dengan harga yang sama.

Untuk varian jam tangan pintar milik Apple, yang paling murah adalah tipe Sporty 38 milimeter. Di atasnya ada Apple Watch Sporty berukuran lebih besar, 42 mm, seharga US$399. Namun harga tersebut bisa jadi lebih mahal jika pengguna menginginkan tampilan lebih baik dengan mengganti talinya.

Versi standar dengan strap logam atau kulit dihargai mulai dari US$549 sampai US$1.049. Sedangkan untuk tipe Apple Watch Hermes yang berlapis emas 18 karat harganya bisa mencapai US$10.000. Jika dikonversikan ke dalam Rupiah, berarti jam tangan pintar ini bisa dibeli dengan merogoh kocek sekitar Rp 133 juta-an lebih. Mencengangkan!

 

Author

Write A Comment